Kamis, Mei 08, 2008

HARBA PERTAMA PD BATAM

HARBA PII KE – 61 BATAM
Hari Bangkit PII yang di peringati setiap tanggal 4 Mei oleh segenap kader Pelajar Islam Indonesia di seluruh dunia. Acara ini merupakan momen terpenting bagi organisasi yang tertua dan terbesar di Indonesia ini. Karena Harba PII ini diperingati Sebagai rasa ungkapan bersyukur kehadirat Allah SWT yang telah menjadikan Organisasi ini sebagai pemsersatu ummat.

Sebagai Pengurus baru, PD PII Batam menyambut gembira HARBA PII ke – 61 ini. Walau tidak membuat acara yang heboh, namun tenda kecil berukuran 6 x 8 itu dapat menampung 10 KB dan 40 Undangan Harba PII ke – 61 ini. Acara ini dimulai dari silaturrahmi KB dan Kader di pelataran Masjid Raya Batam Centre, tampak muka Ceria dari Kanda Imran Amad Zaini selaku Ketua PKB – PII Kepri dalam menyampaikan nasehatnya kepada Pengurus PII kota Batam. Beliau mengungkapkan: PII lahir sebagai pemersatu ummat, jadilah pemersatu itu dengan menyatukan seluruh elemen islam dan masyrakat islam. Selalulah belajar agar keimanan dan ketauhidan kita bertambah, namun tidak usah mempermasalahkan masalah Khilafiyah, karena ilmu kita belum sampai disana. Beliau juga mengatakan bahwa PII di Batam harus bertambah, hal ini mengingat masalah keislaman dan keimanan kota Batam sangat memprihatinkan.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Kanda Suharto Jamadi, beliau mengilustrasikan perjalanan seorang western (orang barat, red) yang melakukan perjalanan keliling dunia dengan menghabiskan Budget dollar, perjalanan terakhirnya adalah di Indonesia. Dan yang didapatkanya hanyalah 2 teori yaitu: Give more, you get more (berikan yang banyak, anda akan memperoleh yang banyak pula). Sebagai orang yang memiliki banyak uang apa yang bisa ia lakukan adalah memberikan uang yang banyak agar bisa mendapatkan pahala yang banyak pula. Atau sebagai pengusaha bila ingin menghasilkan banyak keuntungan maka di perlukan banyak modal. Lalu bagaimana dengan Pelajar apa yang bisa ia lakukan? Dan anda akan mendapatkan apa? Ini merupakan pertanyaan retorika, sehingga semua orang bebas menjawabnya. Pada teori yang kedua sang musafir barat itu mengatakan: abis makan cuci tangan. Maksudnya sebagai manusia, makhluk yang sempurna diciptakan Allah SWT kita selalu melakukan salah sengaja / tidak namun tetap itu adalah suatu kesalahan. Sehingga kita perlu menyucikan hati kita dengan membersihkannya melalui MAAF. Lalu beliau melanjutnya ada berapa GEREJA di Batam? Dan ada berapa MASJID di Batam? Berapa prosentase Ummat Islam di Indonesia saat sekarang ini? Ketika di kalkulasikan ternyata menyedihkan. Lalu beliau juga mengatakan dengan HARBA PII ke – 61 ini Pengurus PII dapat mengatasi hal tersebut.

Di sela yang sama, kanda Alamsyahnuddin membentengi para Pengurus PII dengan motivasi – motivasi serta ilmu – ilmu tentang kepemimpinan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci alqur’an dan Pembukaan HARBA PII ke – 61 oleh Kanda Imran AZ selaku Ketua PKB PII Kepri didampingi dengan Kanda H. Andi Ibrahin beliau berdua mengucapkan Takbir Allahuakkbar pertanda di bukanya HARBA PII ke – 61 ini. HARBA PII ke – 61 di kota Batam ini juga diisi dengan Tari persembahan oleh SMP 20, Paduan Suara dari PK Ibnu Sina, Nasyid dan Tari oleh SMKN 1, Teaterikal Pelajar oleh Teater SERU Univ. Internasional Batam serta Foperta singkat yang di bawakan lansung oleh Kanda Nurmatias.

HARBA PII ke – 61 yang dilaksanakan oleh PII kota Batam ini merupakan HARBA pertama yang dilaksanakan oleh PII kota Batam, sehingga untuk tahap awal ini Ketua Umum PD PII kota Batam menghendaki HARBA bisa menjadi spirit dan persatuan PII di kota Batam, mengingat PD PII kota Batam baru saja melantik PK PII se – Batam.

Sukses untuk acara HARBA PII BATAM, semoga Rahmad Allah selalu tercurah, amien…

Tidak ada komentar: